Facebook kini menjadi jejaring sosial yang digunakan oleh miliaran orang di dunia. Meski berbagai layanan yang sama bermunculan, popularitas Facebook tak juga mengendur hingga saat ini.
Jauh sebelum smartphone Android dan iOS muncul ke pasaran, Facebook lebih dulu hadir. Facebook merupakan aplikasi besutan Mark Zuckerberg yang diluncurkan pada 2004.
Mark Zuckerberg merupakan seorang mahasiswa ilmu komputer di Harvard. Ia bersama dengan teman sekelasnya Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes menemukan Facebook.
Anehnya gagasan untuk jejaring sosial terpopuler di dunia itu terinspirasi oleh upaya yang gagal untuk membuat pengguna internet menilai foto masing-masing.
Pada 2003, Zuckerberg merupakan mahasiswa yang menginjakkan tahun keduanya di Harvard. Ia mengerjakan sebuah software untuk situs website bernama Facemash. Ia menggunakan keterampilan sains komputernya dengan baik melalui hacking ke jaringan keamanan Harvard, di mana ia menyalin gambar ID siswa yang digunakan oleh asrama dan menggunakannya untuk mengisi situs barunya.
Menariknya, situs besutan Zuckerberg itu digunakan untuk permainan di lingkungan sekolah dimana tampil dua foto wajah untuk dibandingkan mana yang “hot” dan mana yang tidak.
Facebook beroperasi pada 28 Oktober 2003 dan ditutup beberapa hari kemudian oleh eksekutif Harvard. Akibatnya, Zuckerberg dituduh melanggar keamanan yang serius, melanggar hak cipta dan melanggar privasi individu karena mencuri foto siswa yang ia gunakan untuk mengisi situsnya.
Mark Zuckerberg juga diusir dari Harvard University atas tindakannya. Namun akhirnya hal tersebut mengantarkan Zuckerberg menjadi miliarder.
Pada 4 Februari 2004 Zuckerberg meluncurkan situs baru bertajuk "Thefacebook". Ia menamai situs tersebut setelah direktori diserahkan kepada mahasiswa untuk membantu mereka mengenal satu sama lain dengan lebih baik.
Enam hari kemudian Zuckerberg menghadapi masalah ketika sarjana Harvard Cameron Winklevoss, Tyler Winklevoss dan Divya Narendra menuduhnya mencuri gagasan mereka untuk situs jaringan sosial yang disebut HarvardConnection dan menggunakan gagasan mereka untuk TheFacebook. Mereka kemudian mengajukan tuntutan hukum kepada Zuckerberg, meski akhirnya masalah itu diselesaikan di luar pengadilan.
Situs itu mulanya hanya dibatasi untuk mahasiswa Harvard College. Namun seiring waktu Zuckerberg mendaftarkan beberapa rekannya untuk membantu mengembangkan situs web besutannya.
Eduardo Saverin misalnya mengerjakan bisnisnya sementara Dustin Moskovitz diangkat sebagai programmer. Andrew McCollum menjabat sebagai seniman grafis web dan Chris Hughes menjadi juru bicara de facto. Bersama tim inilah Zuckerberg memperluas situsnya ke universitas dan perguruan tinggi lainnya.
Pada 2004 pendiri Napster dan investor Sean Parker menjadi presiden perusahaan. Situs itu kemudian berganti nama menjadi Facebook setelah membeli nama domain facebook.com pada tahun 2005 seharga USD200.000.
Tahun berikutnya perusahaan modal ventura Accel Partners menginvestasikan USD12,7 juta di perusahaan tersebut, yang memungkinkan pembuatan versi jejaring untuk siswa sekolah menengah. Facebook kemudian berkembang ke jaringan lain seperti karyawan perusahaan.
September 2006, Facebook mengumumkan bahwa siapa saja yang berusia minimal 13 tahun dan memiliki alamat email yang valid dapat bergabung pada situsnya. Pada 2009, situs ini telah menjadi layanan jejaring sosial yang paling banyak digunakan di dunia, menurut sebuah laporan dari situs analisis Compete.com. Kini Facebook juga tercatat telah digunakan oleh lebih dari dua miliar pengguna di seluruh dunia.
Pencapaian itu juga mengantarkan Zuckerberg menjadi miliarder termuda di dunia. Meski begitu, ia tetap menjadi orang yang sederhana dan dermawan.
Mark Zuckerberg menyumbangkan USD100 juta dolar ke sistem sekolah umum Newark, New Jersey, yang telah lama kekurangan dana. Pada 2010, ia menandatangani sebuah janji bersama dengan pengusaha kaya lainnya, untuk menyumbangkan setidaknya setengah dari kekayaannya untuk amal.
Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan telah menyumbangkan USD25 juta untuk melawan virus ebola dan mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan 99% saham Facebook mereka ke Chan Zuckerberg Initiative untuk memperbaiki kehidupan melalui pendidikan, kesehatan, penelitian ilmiah dan energi

No comments:
Post a Comment