Google baru saja
mengumumkan sejumlah kehadiran fitur anyar di Play Store untuk pengembang dan
pengguna perngkat Android di wilayah Asia Tenggara. Beragam informasi itu
disampaikan saat gelaran Playtime 2017 di Singapura.
Global
Head of Games Merchandising Google Play, Kami LeMonds menuturkan, Google
berencana meningkatkan personalisasi di Play Store bagi pengguna. Dengan cara
ini, pengguna dapat memperoleh rekomendasi yang lebih baik dan memberikan
kesempatan untuk mengatur kesukaannya.
"Peningkatan
personalisasi ini memungkinkan pengguna melihat hasil pencarian yang lebih
sesuai dengan preferensinya. Peningkatan juga dilakukan dari rekomendasi hasil
pencarian di Play Store yang dibuat lebih akurat," ujarnya saat gelaran
Playtime 2017 di Singapura, Kamis (2/11/2017) kemarin.
Tak
hanya itu, Google juga memperbarui kolom "Editor's Choice" yang ada
di Play Store. Kini, Google akan menyajikan
informasi beserta alasan sebuah aplikasi berhasil masuk dalam kolom tersebut.
Saat ini, sudah ada 17 negara yang dapat menggunakannya termasuk Indonesia.
Pembaruan
juga dilakukan pada kurasi aplikasi dan gim yang ada di Play Store. Google
menyiapkan kolom Android Excellence yang berisi daftar aplikasi dan gim
terpilih yang dianggap memenuhi kriteria terbaik.
Sejumlah
peningkatan juga dilakukan pada kolom 'Games'. Ada beberapa pembaruan pada
kolom ini, seperti tab baru berisi daftar gim premium,
ditambah tab daftar gim yang akan rilis dan sedang trending.
"Kolom
'Games' merupakan salah satu tujuan utama pengguna, sehingga kami kini
membuatnya lebih menarik, termasuk pengalaman yang lebih baik dan dapat
disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya menjelaskan. Salah satunya adalah
tampilan laman depan yang kini menyajikan trailer dan screenshotdari gameplay sebuah
gim.
Tak
hanya itu, banner yang disajikan di laman depan kini juga
dibuat lebih interaktif. Informasi mengenai event di dalam gim
yang sudah dipasang pengguna akan terpampang. Google memilih untuk
meningkatkan partisipasi pengguna setelah memasang sebuah gim di perangkatnya.
Product Manager Play
Console, Kobi Glick saat gelaran Playtime 2017 di Singapura, Kamis (2/11/2017)
kemarin. Liputan6.com/ Agustinus Mario Damar
Sementara dari
sisi developer, Google sudah menyiapkan Play
Console dengan tools yang lebih beragam. Beragam fitur
anyar ini membantu developer memantau beragam informasi
seputar aplikasi yang telah dibuatnya.
Salah
satu fitur yang diperkenalkan adalah Android Vitals. Dengan fitur ini,
pengembang dapat mengetahui performa teknis aplikasi, mulai dari pengguna
baterai, stabilitas, dan waktu render.
Google
juga telah memungkinkan pengembang melakukan uji coba alpha dan beta-nya
di beberapa negara spesifik, sebelum akhirnya akan meluncur secara global.
Khusus untuk fitur ini, Google menjanjikan para pengembang sudah dapat
menggunakannya dalam beberapa minggu ke depan.
Ada
pula fitur yang memungkinkan pengembang mengetahui daftar perangkat yang akan
kompatibel dengan aplikasinya termasuk informasi jika sebuah perangkat tak
dapat mendukung aplikasi itu," ujar Product Manager Play Console, Kobi
Glick.
Dari
sisi keamanan, Google juga mengadakan program Google Play Security Reward.
Program ini diadakan agar para peneliti dapat langsung bekerja dengan
pengembang untuk menemukan celah keamanan di aplikasi Android.
Program
ini diharapkan dapat membuat ekosistem Android menjadi lebih aman, sebab para
peneliti keamanan akan bekerja langsung dengan para pengembang. Google sendiri
sudah menyiapkan US$ 1.000 atau sekitar Rp 13 juta untuk para penemu celah
keamanan tersebut.
Keputusan
Google untuk terus meningkatkan ekosistem Play di Asia Tenggara tak lepas dari
pertumbuhan pengguna smartphone di wilayah ini. Terlebih,
sudah banyak developer terkemuka di wilayah ini menuai
kesuksesan.
Bahkan,
pendapatan developer di Asia Tenggara telah tumbuh cukup
signifikan. Direktur Regional Google Play APAC menuturkan, pendapatan
para developer di Asia Tenggara telah tumbuh lebih dari 150
persen dari tahun ke tahun.
"Dengan
jumlah pengguna aktif saat ini 2 miliar dan sekitar 82 miliar install,
Android membuka kesempatan bagi para pengembang untuk meraih kesuksesan,"
ujarnya. Google juga sudah mengadakan sejumlah program untuk mendorong kualitas
developer di wilayah ini.

No comments:
Post a Comment