Bagi pengguna komputer
atau laptop pasti sudah tak asing dengan scrool wheel (roda
gulir) yang ada di mouse. Komponen yang terletak di antara tombol kanan dan
kiri mouseini biasanya digunakan untuk menggulirkan tampilan di
layar.
Namun
tahukah kamu, ternyata kemampuan itu tak sama dengan fungsi awal dari komponen
tersebut. Hal ini diketahui dari salah satu orang yang dianggap berperan dalam
pengembangan scroll wheel di mouse, yakni Jack McCauley.
Menurutnya,
fungsi dari scroll whell saat ini sebenarnya tak sama dengan
rencana awal saat mengembangkan komponen itu. Alih-alih hanya digunakan untuk
fungsi naik turun saja, ia mengaku memiliki rencana untuk memanfaatkan fungsi
komponen itu di aplikasi.
"Kamu
dapat menjelajah X dan Y dengan kursor, tapi saya ingin berkeinginan agar
fungsi komponen roda tersebut lebih dari itu," ujarnya seperti dikutip
dari IGN, Rabu (25/10/2017). Sayangnya, ia tak
menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana tersebut.
Kendati
fungsi scroll whell tak seperti yang direncanakan oleh
McCauley, tak dimungkiri fungsinya saat ini masih sangat penting.
Berbekal
fungsi roda tersebut, pengguna yang akrab mengoperasikan komputer atau laptop
dimudahkan saat ingin menavigasikan layar.
Kombinasi Ctrl+Alt+Del
Kasus semacam ini
sebenarnya tak asing lagi di dunia teknologi. Salah satu yang cukup menarik
perhatian publik adalah fungsi kombinasi Ctrl+Alt+Del yang sebenarnya tak
disukai oleh pendiri Microsoft Bill Gates.
Bahkan,
ia menyebut seandainya dapat kembali ke masa lalu, mungkin dirinya bakal
mengubah kombinasi tersebut. Adapun alasan di balik munculnya kombinasi itu
karena insinyur IBM tak mau memberi Microsoft satu tombol untuk fungsi itu.
Kombinasi
Ctrl+Alt+Del biasanya digunakan pengguna Windows untuk mengakses task
manager atau mengunci komputer.
Kombinasi
ini dirancang oleh engineer IBM, David Bradley. Di awal
1990-an, kombinasi tombol tersebut dirancang untuk me-reboot PC.

No comments:
Post a Comment